1.
Jenis Kayu
Jati
Sering
dianggap sebagai kayu dengan tekstur serat paling indah, kayu Jati dikenal
dunia internasional selain karena keindahannya, juga karena daya tahan yang
sangat kuat terhadap cuaca, suhu, jamur dan serangga. Karena keunggulannya,
kayu jati menjadi salah satu jenis kayu paling mahal yang ada di pasaran, dan
hanya bisa diperoleh oleh distributor yang disetujui pemerintah.
2. Jenis Kayu Merbau
Tingkat
kekerasan yang dimiliki kayu Merbau membuatnya banyak dimanfaatkan sebagai
bahan pembuat furniture minimalis. Kayu jenis ini memiliki warna coklat
kemerahan dan cukup tahan terhadap serangan serangga. Kualitas inilah yang
mendudukan Kayu Merbau sebagai alternatif utama untuk kayu jati. Untuk urusan
harga, hanya terpaut sedikit di bawah kayu jati.
3. Jenis Kayu Mahoni
Di
Indonesia khususnya pulau Jawa, banyak ditemui kayu Mahoni. Masa tanam yang
lebih singkat dan harga yang relatif lebih murah menjadikan kayu Mahoni pilihan
lain dari kayu Jati. Namun kurangnya daya tahan terhadap rayap harus diwaspadai.
Kayu Mahoni memiliki tone warna
di kisaran merah hingga merah muda. Memiliki tekstur yang halus, serta mudah
dipotong dan dibentuk
4. Jenis Kayu Sonokeling
Keunikan
kayu Sonokeling dari kayu lainnya adalah warna hitam keunguan dengan tekstur
yang indah. Dengan harga yang jauh lebih murah daripada kayu jati, kayu
Sonokeling sangat awet dan tahan terhadap rayap. Menjadikannya pilihan sempurna
untuk Anda yang mementingkan keindahan kayu namun memiliki bujet terbatas.
5. Jenis Kayu Mindi
Dengan
harga yang tergolong murah, kayu Mindi merupakan jenis kayu yang memiliki
tingkat ketahanan sedang, atau kurang lebih setara dengan kayu Mahoni. Tidak
terlalu kuat menghadapi rayap dan serangga, namun kayu ini dapat diproses
menjadi produk- produk olahan kayu seperti veneer, blockboard dan pulp. Kayu Mindi
umumnya memiliki rentang warna coklat muda hingga merah, dengan serat yang
lurus.
6. Jenis Kayu Pinus
Salah satu
jenis kayu yang umum digunakan sebagai bahan baku furniture minimalis dengan
harga murah adalah kayu Pinus. Teksturnya yang terbilang halus serta warna yang
cenderung terang, membuat kayu pinus cocok digunakan untuk membuat furnitur
dalam ruangan. Karena bila digunakan sebagai bahan pembuatan furnitur outdoor, kayu Pinus rentan
terhadap perubahan suhu dan kelembaban, serta lemah terhadap jamur dan mudah
lapuk.
7. Jenis Kayu Sungkai
Kayu
Sungkai adalah salah satu jenis kayu yang paling familiar di Indonesia . Wajar
saja, karena kualitas kayu Sungkai memenuhi standard petukangan meskipun tidak
bisa dibandingkan dengan kayu Jati atau Sonokeling. Sayangnya, tingkat
kekerasan kayu Sungkai terlalu tinggi sehingga sangat rentan untuk retak, dan
tingkat keawetan kayu jenis ini sendiri tidak terlalu baik. Kombinasi warna
putih dan kuning serta tekstur yang agak kasar menjadi kekhasan kayu Sungkai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar