Kamis, 16 Juli 2020

Jenis, sifat dan karakteristik kayu

1.     Jenis Kayu Jati
Sering dianggap sebagai kayu dengan tekstur serat paling indah, kayu Jati dikenal dunia internasional selain karena keindahannya, juga karena daya tahan yang sangat kuat terhadap cuaca, suhu, jamur dan serangga. Karena keunggulannya, kayu jati menjadi salah satu jenis kayu paling mahal yang ada di pasaran, dan hanya bisa diperoleh oleh distributor yang disetujui pemerintah.
2. Jenis Kayu Merbau
Tingkat kekerasan yang dimiliki kayu Merbau membuatnya banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuat furniture minimalis. Kayu jenis ini memiliki warna coklat kemerahan dan cukup tahan terhadap serangan serangga. Kualitas inilah yang mendudukan Kayu Merbau sebagai alternatif utama untuk kayu jati. Untuk urusan harga, hanya terpaut sedikit di bawah kayu jati.
3. Jenis Kayu Mahoni
Di Indonesia khususnya pulau Jawa, banyak ditemui kayu Mahoni. Masa tanam yang lebih singkat dan harga yang relatif lebih murah menjadikan kayu Mahoni pilihan lain dari kayu Jati. Namun kurangnya daya tahan terhadap rayap harus diwaspadai. Kayu Mahoni memiliki tone warna di kisaran merah hingga merah muda. Memiliki tekstur yang halus, serta mudah dipotong dan dibentuk
4. Jenis Kayu Sonokeling
Keunikan kayu Sonokeling dari kayu lainnya adalah warna hitam keunguan dengan tekstur yang indah.  Dengan harga yang jauh lebih murah daripada kayu jati, kayu Sonokeling sangat awet dan tahan terhadap rayap. Menjadikannya pilihan sempurna untuk Anda yang mementingkan keindahan kayu namun memiliki bujet terbatas.
5. Jenis Kayu Mindi
Dengan harga yang tergolong murah, kayu Mindi merupakan jenis kayu yang memiliki tingkat ketahanan sedang, atau kurang lebih setara dengan kayu Mahoni. Tidak terlalu kuat menghadapi rayap dan serangga, namun kayu ini dapat diproses menjadi produk- produk olahan kayu seperti veneer, blockboard dan pulp. Kayu Mindi umumnya memiliki rentang warna coklat muda hingga merah, dengan serat yang lurus.
6. Jenis Kayu Pinus
Salah satu jenis kayu yang umum digunakan sebagai bahan baku furniture minimalis dengan harga murah adalah kayu Pinus. Teksturnya yang terbilang halus serta warna yang cenderung terang, membuat kayu pinus cocok digunakan untuk membuat furnitur dalam ruangan. Karena bila digunakan sebagai bahan pembuatan furnitur outdoor, kayu Pinus rentan terhadap perubahan suhu dan kelembaban, serta lemah terhadap jamur dan mudah lapuk.  
7. Jenis Kayu Sungkai
Kayu Sungkai adalah salah satu jenis kayu yang paling familiar di Indonesia . Wajar saja, karena kualitas kayu Sungkai memenuhi standard petukangan meskipun tidak bisa dibandingkan dengan kayu Jati atau Sonokeling. Sayangnya, tingkat kekerasan kayu Sungkai terlalu tinggi sehingga sangat rentan untuk retak, dan tingkat keawetan kayu jenis ini sendiri tidak terlalu baik. Kombinasi warna putih dan kuning serta tekstur yang agak kasar menjadi kekhasan kayu Sungkai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar