Awalnya, batang pohon yang sudah dipanen dipisahkan dari kulitnya. Batang
kemudian direbus untuk mendapatkan getah yang baik, proses perebusan batang
pohon nyatu dilakukan sebanyak tiga kali.
Perebusan pertama dilakukan dengan mencampurkan
sedikit minyak tanah. Hal ini dilakukan untuk memisahkan batang pohon dengan
getahnya.
Perebusan kedua menggunakan air untuk memisahkan getah nyatu dengan
minyak tanah.
Setelah getah pohon nyatu terkumpul, dilakukan perebusan terakhir untuk menambahkan
warna
pada getah tersebut.
Proses pewarnaan getah nyatu menggunakan bahan-bahan yang
alami, seperti berbagai daun dengan warna tertentu. Setelah diberi warna, getah
dibentuk dilakukan ketika masih dalam keadaan panas. Getah pada suhu normal
akan menjadi kering dan keras.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar