1. Rotan
semambu
Rotan
semambu termasuk rotan besar yang dimanfaatkan batangnya. Tanaman
rotan
ini tumbuh di Semenanjung Malaya, Sumatera Kalimantan. Pada ketinggian
1000
mdpl. Batang tanaman rotan semambu ini tumbuh membentuk rumpun,
dengan
panjang 20 m dan diameter batang 30 mm. Mempunyai karakter sifat
bahan
yang kasar dan ulet, berwarna coklat kemerahan kalau kering. Manfaat dari
batang
rotan untuk tongkat pendaki gunung tongkat ski dan juga digunakan untuk
rangka
mebel.
2. Rotan
tanam
Rotan
tanam tumbuh alami di daerah yang kering, Dataran rendah yang kering
sampai
berbukit-bukit. jenis ini juga sudah sejak lama dibudidayakan oleh
masyarakat
Kalimantan Tengah yang berdiam di daerah sungai mentaya, sungai
Katingan,
Sungai Kahayan, dan beberapa daerah lainnya. Tanaman ini tumbuh
secara
berumpun dalam setiap rumpunnya dapat mencapai 100 batang dengan
panjang
setiap batang yang sudah dewasa mencapai 50 m dan berdiameter sekitar
4
sampai 11 mm. Batangnya berwarna hijau kekuningan dan berubah menjadi
kuning
telur mengilap apabila sudah dirunti dan kering. Rotan tanam merupakan
bahan
baku bagi kehidupan pembuatan lampit rotan dan bahan baku dalam
pembuatan
anyaman.
3. Rotan
buyung
Rotan
ini termasuk dalam golongan rotan kecil di beberapa daerah menyebutnya
buyung.
Banyak tersebar di daerah Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera. Tumbuh
dan
berkembang di pinggiran Sungai pada 100-300 mpdl, di tanah berbatu, pasir,
dan
punggung gunung. Hidup merumpun sampai dengan 60 batang. karakteristik
tanaman
rotan Buyung yaitu berwarna hijau kekuningan bila sudah kering terlihat
mengkilap
panjang sekitar 40 m dengan diameter 12 sampai 24 mm manfaat
batang
rotan ini digunakan sebagai bahan anyam dalam furniture.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar